Rabu, 10 Juni 2015

kok repot

Kebijakan ekonomi Indonesia sejak zaman kemerdekaan pada umumnya hanya mementingkan perusahaan-perusahaan besar. Upaya mementingkan usaha rakyat hanya sebatas kata-kata saja. Ada fasilitas dari pemerintah kepada pengusaha besar, tetapi tidak kepada pengusaha kecil. Contoh, soal angkutan kota pemerintah tidak mengurus, tukang cukur nggak diurusin, tukang becak nggak diurusin, malah dilarang. Tidak pernah pemerintah memberikan kemudahan pada mereka untuk mendapat fasilitas, itu masalahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar